Prinsip desain wadah kemasan
Sesuai dengan prinsip karakteristik komoditas
Kemasan wadah barang, bentuknya cair, gas, padat, bubuk, partikel, dll, karakteristiknya takut ekstrusi atau ekstrusi, mudah menguap atau tidak mudah menguap. Bahan desain kemasan kontainer juga memiliki karakteristik yang berbeda-beda, keras, lunak, rapuh, tidak rapuh, tahan air, tahan air, transparan, buram dan sebagainya.
Komoditas yang berbeda memiliki bentuk dan karakteristik yang berbeda, dan persyaratan untuk bahan dan bentuk desain kemasan tidak sama. Menurut persyaratan ini, wadah dengan bahan, bentuk, dan karakteristik yang berbeda perlu digunakan masing-masing. Misalnya, barang korosif tidak boleh menggunakan wadah plastik, dan lebih baik menggunakan wadah kaca dan keramik yang stabil; Beberapa produk tidak boleh terkena cahaya, harus digunakan untuk mencegah transmisi cahaya atau cahaya dari material yang buruk; Misalnya, bir, minuman berkarbonasi, dan komoditas lainnya memiliki tekanan gas pemuaian yang kuat, sehingga wadahnya harus berbentuk silinder, untuk memfasilitasi pemerataan gaya pemuaian.
Selain itu, juga perlu mempertimbangkan kemampuan cetak dan dekorasi bahan, kondisi pemrosesan, sumber bahan, harga, biaya produksi dan pemrosesan, tingkat komoditas, dan apakah bahan dan nilai isinya sepadan dengan faktor lain.
Sesuai dengan prinsip kenyamanan penggunaan
Desain kemasan yang mudah dibawa dan dibuka lebih disukai oleh konsumen dibandingkan dengan desain kemasan yang sulit dibuka, dan kemudahan penggunaan didasarkan pada pemahaman penuh desainer terhadap karakteristik dan penggunaan produk. Misalnya, botol parfum dalam kosmetik semakin jarang digunakan, sehingga kebanyakan tergores.
Desain wadah bahan kimia sehari-hari, makanan dan sebagainya berbeda sesuai dengan situasi penggunaan dan kapasitasnya, perlakuan bentuk keseluruhannya juga berbeda, harus didasarkan pada karakteristik komoditasnya, sehingga wadah dalam proses pengangkutan dan menggunakan konsumen sepenuhnya mencerminkan kenyamanan, seperti botol mudah terbuka yang populer di pasar saat ini, alat semprot.
Prinsip estetika visual dan taktil
Bentuk wadah dan kepribadian artistik merupakan faktor penting untuk menarik konsumen. Persyaratan orang untuk desain pemodelan wadah kemasan telah melampaui ruang lingkup kebutuhan material. Banyak wadah mengambil kebutuhan estetika sebagai titik awal untuk memenuhi kebutuhan psikologis masyarakat, seperti wadah kosmetik. Ukuran wadah pengemasan harus memenuhi skala manusia-mesin dan persyaratan estetika, bahan harus memenuhi kebutuhan fungsi dan sifat, indra peraba harus nyaman, penggunaannya harus nyaman, dan kebutuhan fisiologis dan psikologis pengguna harus dipenuhi.







